Minggu, 21 Mei 2023

 


Hemodialisis dan akses vaskular





                          Akses CDL                                                      Akses cimino



Ketika ginjal gagal berfungsi, tubuh tidak akan mampu mengeluarkan zat-zat dan cairan dari tubuh yang seharusnya dibuang melalui ginjal. Pada saat itulah diperlukan suatu alat yang mampu menggantikan kerja ginjal. Alat inilah yang disebut mesin dialiser.

Proses cuci darah dalam dialiser inilah yang disebut hemodialisis. Untuk membawa darah dalam jumlah besar ke dalam mesin dialiser diperlukan pembuluh darah yang besar dengan aliran yang cukup kuat. Setelah dicuci dalam mesin ini, selanjutnya darah akan dikembalikan ke dalam tubuh melalui akses vaskuler

Akses vaskular inilah yang selama ini  jarang mendapat perhatian. Padahal saluran darah buatan ini juga sama pentingnya dengan mesin dialiser yang digunakan. 

Akses vaskular untuk hemodialisis sendiri ada beberapa jenis yaitu kateter vena,  AV graft dan AV Fistula/ Cimino. Apa pun jenis kateter yang dipilih baik pemasangan dan perawatan akses vaskular perlu sangat diperhatikan. Sebab jika akses vaskular tidak terjaga kebersihannya bisa menyebabkan infeksi akibat masuknya bakteri ke dalam tubuh melalui jalan tersebut.

Akses CDL itu bukan yang terbaik. Dan tidak bertahan lama serta banyak komplikasinya, seperti infeksi, demam dan bekuan darah. Yang terbaik dan aman bagi pasien tetap menggunakan AV Fistula/Cemino. Ini sangat kecil komplikasinya. Biasanya perlu waktu matang 6 sampai 12 minggu akses Cimino tersebut baru bisa digunakan untuk mengalirkan darah ke mesin

Edukasi mengenai pentingnya menjaga akses vaskular pada pada pasien tidak hanya diberikan bagi penderita gagal ginjal tapi juga bagi keluarga pasien yang tinggal serumah dengan pasien.

 






Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PERAWATAN CATHETER DOUBLE LUMEN (CDL)   Akses vaskuler ada bermacam-macam seperti catheter double lumen (CDL), arteriovenous fistula ...